Hot News

6/recent/ticker-posts

Video Viral Zakat Picu Polemik, Menag Nasaruddin Umar Akhirnya Buka Suara

Nasaruddin Umar (Menteri Agama RI)

Jakarta — Menteri Agama Nasaruddin Umar menyampaikan permohonan maaf terkait pernyataannya mengenai zakat yang sempat menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.


Polemik muncul setelah potongan video ceramahnya beredar luas di media sosial. Dalam video tersebut, ia terdengar menyampaikan pernyataan yang menyinggung zakat sehingga memicu beragam respons publik.


Menanggapi hal itu, Menteri Agama menegaskan bahwa zakat tetap merupakan fardhu ‘ain sekaligus bagian dari rukun Islam yang wajib ditunaikan oleh setiap Muslim.


Dalam video klarifikasi yang diunggah melalui akun Facebook resmi Kementerian Agama RI pada Sabtu (28/2/2026), Nasaruddin Umar menjelaskan bahwa pernyataannya dalam acara Sarasehan 99 Ekonomi Syariah tidak dimaksudkan untuk meremehkan zakat. Ia menyebut pernyataan tersebut bertujuan mengajak umat Islam melakukan reorientasi pengelolaan dana umat.


Menurutnya, umat Islam perlu tidak hanya berfokus pada zakat, tetapi juga mengoptimalkan berbagai instrumen filantropi Islam lainnya, seperti wakaf, infak, dan sedekah, guna memperkuat perekonomian umat secara lebih luas dan berkelanjutan.


Ia menambahkan, sejumlah negara seperti Qatar, Kuwait, dan Uni Emirat Arab telah menunjukkan keberhasilan pembangunan melalui pengelolaan wakaf yang produktif. Model tersebut dinilai dapat menjadi inspirasi dalam mempercepat kemajuan ekonomi umat di Indonesia.


Dalam klarifikasinya, Nasaruddin Umar kembali menegaskan bahwa zakat tetap menjadi kewajiban utama umat Islam. Ia berharap masyarakat tetap menunaikan zakat sekaligus mendukung pengembangan wakaf dan instrumen sosial keagamaan lainnya demi kemaslahatan bersama.


“Saya memohon maaf apabila pernyataan saya menimbulkan kesalahpahaman. Perlu saya tegaskan kembali bahwa zakat adalah fardu ‘ain dan rukun Islam yang wajib kita tunaikan,” ujarnya dalam video tersebut.